Kemampuan kognitif penduduk di berbagai negara menunjukkan hasil yang beragam berdasarkan pengukuran Intelligence Quotient (IQ). Pada 2026, negara-negara Asia mendominasi jajaran teratas dalam pemeringkatan rata-rata IQ global.
Korea Selatan berada di posisi teratas, disusul China dan Jepang. Selain ketiga negara tersebut, sejumlah negara dari Timur Tengah, Oseania, hingga Eropa juga masuk dalam daftar 10 besar.
Berdasarkan data International IQ Test, Korea Selatan memiliki rata-rata IQ sebesar 106,97 pada 2026. Angka tersebut berasal dari 26.996 peserta asal Korea Selatan yang mengikuti tes. Skornya meningkat 0,54 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 106,43.
China menempati posisi kedua dengan rata-rata IQ sebesar 106,48, turun 0,71 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 107,19. Jepang menyusul di peringkat ketiga dengan IQ rata-rata 106,30, sedikit turun dari 106,40 pada pemeringkatan sebelumnya.
Iran berada di posisi keempat dengan skor 104,80, kemudian Australia sebesar 104,45. Rusia berada satu tingkat di bawahnya dengan IQ rata-rata 103,78, sedangkan Singapura menempati peringkat ketujuh dengan skor 103,56.
Tiga posisi berikutnya ditempati Mongolia, Selandia Baru, dan Vietnam. Mongolia memiliki IQ rata-rata 102,61, diikuti Selandia Baru sebesar 102,35 dan Vietnam sebesar 102,26. Dengan demikian, Vietnam memiliki skor paling rendah di antara 10 negara teratas pada pemeringkatan tersebut.
Pemeringkatan IQ 2026 tersebut diperbarui pada 1 Januari 2026 dan didasarkan pada hasil tes terhadap 1.212.714 orang yang mengikuti tes yang sama sepanjang 2025. Negara dengan jumlah peserta kurang dari 100 orang tidak dimasukkan dalam pemeringkatan. Tes menggunakan skala dengan rata-rata global 100 dan standar deviasi 15.
International IQ Test juga menekankan bahwa hasil tes daring bersifat indikatif. Tes tersebut tidak menggantikan asesmen kecerdasan yang dilakukan secara klinis dalam kondisi terkontrol, sehingga skor tidak dapat diperlakukan sebagai diagnosis maupun sertifikasi kemampuan seseorang. (RK/D-1)
Baca: Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak













