Jumlah mahasiswa baru di Indonesia mencapai 2.158.826 orang pada 2025. Mereka tersebar di berbagai bentuk perguruan tinggi, mulai dari universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, akademi komunitas, hingga politeknik.
Berdasarkan data Kemendikti Saintek, persebaran mahasiswa baru tersebut belum merata. Sebagian besar terkonsentrasi di provinsi dengan jumlah perguruan tinggi dan mahasiswa yang relatif besar, terutama di Pulau Jawa.
Banten tercatat sebagai provinsi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak di Indonesia pada 2025. Jumlahnya mencapai 340.300 orang atau sekitar 15,76% dari total mahasiswa baru nasional.
Besarnya jumlah mahasiswa baru di Banten terutama berasal dari universitas yang menerima 326.162 orang. Adapun sisanya tersebar di institut, sekolah tinggi, akademi, dan politeknik.
Jawa Timur menempati posisi kedua dengan 269.698 mahasiswa baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 194.113 orang masuk universitas, 28.568 orang ke sekolah tinggi, 25.405 orang ke institut, dan 19.675 orang ke politeknik.
Berikutnya, Jawa Barat memiliki 238.786 mahasiswa baru. Provinsi ini mencatat 148.176 mahasiswa baru universitas, sedangkan sekolah tinggi menerima 35.564 orang dan institut sebanyak 31.882 orang.
DKI Jakarta berada di urutan keempat dengan 184.748 mahasiswa baru. Jumlahnya hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah yang mencatat 184.164 mahasiswa baru.
Di luar lima provinsi tersebut, Sumatra Utara menjadi provinsi dengan jumlah mahasiswa baru terbesar berikutnya, yakni 106.406 orang. Sulawesi Selatan menyusul dengan 99.027 mahasiswa baru, sedangkan D.I. Yogyakarta mencatat 98.610 orang.
Sumatra Barat berada di posisi kesembilan dengan 58.529 mahasiswa baru. Sementara itu, Aceh melengkapi daftar 10 besar dengan jumlah 49.001 orang.
Secara keseluruhan, 10 provinsi tersebut menampung sekitar 1,63 juta mahasiswa baru atau 75,47% dari total mahasiswa baru Indonesia pada 2025.
Universitas Tampung 75,63% Mahasiswa Baru
Jika dilihat berdasarkan bentuk pendidikan, universitas menjadi pilihan yang menampung mahasiswa baru paling besar. Jumlah mahasiswa baru di universitas mencapai 1.632.800 orang atau sekitar 75,63% dari total nasional.
Dominasi tersebut membuat jumlah mahasiswa baru universitas terpaut jauh dibandingkan bentuk pendidikan lainnya. Sekolah tinggi berada di posisi kedua dengan 199.830 mahasiswa baru atau sekitar 9,26% dari total.
Politeknik menempati urutan berikutnya dengan 155.124 mahasiswa baru atau 7,19%. Jumlah tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan institut yang menerima 152.699 mahasiswa baru atau 7,07%.
Sementara itu, akademi menerima 16.501 mahasiswa baru atau sekitar 0,76% dari total nasional. Akademi komunitas mencatat jumlah paling sedikit, yakni 1.872 mahasiswa baru atau sekitar 0,09%.
Dengan komposisi tersebut, universitas menjadi bentuk pendidikan tinggi yang paling dominan dalam penerimaan mahasiswa baru Indonesia pada 2025. Tiga dari setiap empat mahasiswa baru tercatat masuk ke perguruan tinggi berbentuk universitas. (NKR/D-1)
Baca: (Jawa Barat Pimpin Daftar Provinsi dengan Jumlah Kampus Terbanyak di Indonesia pada 2025)













