Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

TOCO Tawarkan Skema 0% Admin, Alternatif Baru bagi UMKM di Tengah Ketatnya Persaingan Marketplace

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kian pesat, pelaku UMKM menghadapi tantangan baru saat memasarkan produk secara daring. TOCO menawarkan skema 0% biaya admin dengan klaim 100% keuntungan untuk penjual.

by Raka Maheswara
5 March 2026
in Berita
Toco Tawarkan Skema 0% Admin, Alternatif Baru bagi UMKM di Tengah Ketatnya Persaingan Marketplace

Toco menawarkan skema 0% biaya admin dengan klaim 100% keuntungan untuk penjual. (Sumber: Toco)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kian pesat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi tantangan baru saat memasarkan produk secara daring. Salah satu persoalan yang kerap dikeluhkan adalah besarnya biaya administrasi, komisi transaksi, hingga potongan layanan tambahan di berbagai platform marketplace.

Bagi pelaku usaha dengan margin tipis, potongan beberapa persen saja bisa berdampak langsung pada keuntungan bersih. Situasi inilah yang coba dijawab oleh TOCO. Marketplace ini menawarkan skema 0 persen biaya admin dengan klaim 100 persen keuntungan untuk penjual. Model tersebut diposisikan sebagai upaya memberi ruang lebih longgar bagi UMKM untuk bertumbuh tanpa terbebani potongan komisi.

READ ALSO

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

Transformasi digital memang memperluas akses pasar. Produk dari berbagai daerah kini dapat menjangkau konsumen lintas kota bahkan provinsi. Namun, di balik peluang tersebut, penjual juga harus memperhitungkan biaya admin per transaksi, komisi penjualan, biaya promosi berbayar, serta potongan sistem pembayaran. Dalam jangka panjang, akumulasi biaya ini dapat membatasi ekspansi usaha dan mempersempit ruang inovasi.

Toco.id memilih pendekatan berbeda dengan kebijakan tanpa biaya admin bagi penjual. Artinya, hasil penjualan tidak dipotong komisi marketplace. Skema ini, menurut sejumlah pelaku usaha, membantu menjaga harga tetap kompetitif tanpa harus mengorbankan laba. Keuntungan yang diterima secara utuh juga bisa dialokasikan untuk peningkatan kualitas produk, promosi, maupun penguatan merek.

Sejumlah penjual membagikan pengalaman mereka. Anung, pemilik toko Alima Food yang menjual kopi tubruk Mozza 7 di TOCO, menyampaikan: “Sangat membantu bagi teman-teman UMKM yang ingin memperkenalkan produknya ke pasar masyarakat yang lebih luas lagi. Saya berjualan kopi tubruk Mozza 7 di TOCO dan TOCO benar-benar membantu UMKM karena tidak ada biaya administrasi maupun potongan lain. Ekspedisinya juga lengkap, jadi pengiriman pesanan lebih mudah.”

Laras, pemilik toko Rese Corner di TOCO, juga merasakan manfaat serupa. Ia menuturkan: “Alhamdulillah semenjak pindah ke TOCO, jualan enggak pernah rugi karena potongan admin lagi. Aplikasi yang sangat support UMKM.”

Ia menambahkan, “Penjualan di TOCO cukup rutin karena bebas biaya admin dan produk Kukuru Kripik Kulit dari Rese Corner juga bisa menawarkan harga promo lebih murah dibanding platform lain. Hal ini membuat reseller lebih banyak melakukan checkout di sini.”

Dari Surabaya, pemilik toko Booklover Surabaya membagikan pengalamannya setelah beralih ke TOCO. “Alhamdulillah toko saya sekarang pindah ke TOCO. E-commerce baru ini tidak mengenakan biaya layanan apapun, uang dari sellers otomatis juga langsung masuk ke rekening begitu transaksi dinyatakan selesai oleh buyers. Tanpa banyak drama dan nunggu lama, dalam waktu 2 x 24 jam uang masuk. TOCO juga gercep menanggapi keluhan pengguna. Tidak dijawab bot dan solusi yang didapat memuaskan. Bebas rasa khawatir ketemu buyers nakal seperti di marketplace lain. Semoga sukses buat TOCO.”

Fitur yang Mendukung Operasional Penjual

Selain skema 0 persen admin, sejumlah fitur dinilai cukup membantu operasional harian penjual. Kebijakan bebas biaya layanan dan tanpa potongan penjualan menjadi daya tarik utama. Bagi sebagian pelaku usaha, struktur biaya yang lebih ringan membuat margin keuntungan tetap terjaga.

Fitur Toko Libur memungkinkan toko tetap ditemukan calon pembeli meski sedang tidak beroperasi sementara. Dengan demikian, visibilitas tetap terjaga tanpa perlu menonaktifkan akun sepenuhnya.

Adapun fitur Pre-Order dinilai membantu penjual dengan sistem reseller atau produksi terbatas. Penjual dapat mengatur waktu pemenuhan pesanan sesuai ketersediaan stok atau proses produksi.

Dari sisi arus kas, pencairan dana otomatis ke rekening tampungan setelah transaksi dinyatakan selesai menjadi nilai tambah. Penjual tidak perlu mengajukan proses manual yang memakan waktu. Selain itu, layanan pelanggan yang disebut dijawab langsung oleh tim—bukan bot otomatis—menjadi faktor yang diapresiasi.

Sejumlah testimoni tersebut menunjukkan bahwa model bisnis tanpa potongan komisi dipadukan dengan fitur operasional yang relatif sederhana menjadi kombinasi yang menarik bagi sebagian UMKM. TOCO memosisikan diri sebagai marketplace berbasis komunitas dengan fokus pada pemberdayaan penjual lokal dan transparansi sistem biaya.

Tentang TOCO

TOCO merupakan marketplace berbasis komunitas yang didirikan oleh Arnold Sebastian Egg dan diluncurkan pada awal Agustus 2024. Platform ini mengusung kebijakan Gerakan 0% Potongan atau bebas biaya admin (komisi) seumur hidup bagi penjual, dengan sasaran utama UMKM dan brand lokal.

Pada November 2025, TOCO meraih penghargaan dari Marketeers Markplus sebagai Inspiring Ecommerce Enabler Of The Year 2025 dalam ajang Marketeers SME Award.

Di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat, kehadiran model bisnis dengan potongan nol persen menjadi alternatif yang patut diperhitungkan. Bagi sebagian pelaku UMKM, efisiensi biaya bukan sekadar strategi bertahan, melainkan fondasi untuk tumbuh lebih berkelanjutan di era ekonomi digital. (ADV/IMR/D-1)

(Baca: TOCO Jadi Sorotan Media China, Alternatif E-Commerce Indonesia di Tengah Biaya Platform yang Meningkat)

Source: TOCO
Tags: digitalMarketplaceToco

Related Posts

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring
Berita

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

2 October 2026
Mau Masuk Akuntansi, Informatika, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027
Berita

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

25 September 2026
Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP
Berita

Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP

18 September 2026
Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia
Berita

Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia

18 September 2026
Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026
Berita

Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026

18 September 2026
Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026
Berita

Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026

17 September 2026
Next Post
Tingkat Kegemaran Membaca Indonesia 2025 Nusa Tenggara Timur Memimpin, Bagaimana Provinsi Lain

Tingkat Kegemaran Membaca Indonesia 2025: Nusa Tenggara Timur Memimpin, Bagaimana Provinsi Lain?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.