• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Berita

Banjir Bandang dan Longsor di Bandung Barat: 7 Meninggal, 114 Masih Hilang

Banjir bandang dan longsor melanda Bandung Barat, Jawa Barat, menewaskan tujuh orang dan membuat 114 lainnya hilang. Kondisi cuaca buruk dan medan berat menjadi tantangan dalam operasi pencarian korban. Simak detail kronologi, dampak kerusakan, serta upaya evakuasi di artikel berikut.

Raka Maheswara by Raka Maheswara
24 January 2026
in Berita
0
Banjir Bandang dan Longsor di Bandung Barat 7 Meninggal, Ratusan Masih Hilang

Banjir bandang disertai longsor menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari. (Sumber: Freepik)

595
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang disertai longsor terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dan sekitar 114 warga masih dinyatakan hilang.

Kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB ketika warga di sejumlah kampung seperti Pasirkuning dan Pasir Kuda di Desa Pasirlangu mendengar suara gemuruh yang cukup kuat. Tak lama setelah itu, aliran material tanah, batu, dan lumpur meluncur dari kawasan perbukitan, menyapu rumah dan permukiman di daerah tersebut.

Kronologi dan Dampak Korban

Menurut keterangan aparat setempat, banjir bandang yang membawa material longsor itu datang secara tiba-tiba, mengakibatkan kerusakan berat pada puluhan rumah di wilayah terdampak. Hingga tengah hari Sabtu, polisi mencatat tujuh jenazah telah ditemukan, tetapi pencarian masih terus dilakukan untuk puluhan warga lainnya yang dilaporkan hilang.

Belum ada data final mengenai jumlah korban luka atau langsung terjangnya infrastruktur publik, namun materi longsor tebal dan kondisi permukiman yang rusak mempersulit upaya evakuasi serta pencarian oleh tim SAR.

Tantangan Pencarian dan Penanganan Darurat

Operasi pencarian korban melibatkan personel dari kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, dan warga setempat. Namun, medan yang berat serta risiko hujan susulan menjadi kendala signifikan dalam operasi ini. Kondisi tanah yang labil juga meningkatkan potensi terjadinya longsor susulan.

Petugas terus mengupayakan pencarian dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan, sementara warga di sekitar lokasi diminta untuk tetap waspada dan menjauhi area yang berbahaya.

Imbauan dan Upaya Mitigasi

Pihak berwenang telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan evakuasi jika diperlukan. Cuaca ekstrem yang berpotensi memicu hujan deras diperkirakan masih berlangsung, sehingga kewaspadaan terhadap banjir susulan dan longsor perlu diperhatikan oleh warga di kawasan perbukitan dan dataran rendah sekitar Bandung Barat. (RK/D-1)

(Baca: Bencana Alam dengan Kerugian Ekonomi Terbesar 2024)

Source: Antara
Tags: banjirbencana alamLongsorTanah Longsor
Previous Post

Besaran Gaji Tentara Amerika Serikat 2026 Berdasarkan Pangkat dan Golongan

Next Post

Jumlah Alumni LPDP 2025 Tembus 34.921 Orang, Naik Hampir Tiga Kali Lipat dalam 7 Tahun

Raka Maheswara

Raka Maheswara

Editor di Dataloka.id - Bergabung sejak 21 Agustus 2024. Pencinta jurnalisme data yang senang mengolah angka menjadi narasi bermakna.

Next Post
Jumlah Alumni LPDP 2025 Tembus 34.921 Orang, Naik Hampir Tiga Kali Lipat dalam 7 Tahun

Jumlah Alumni LPDP 2025 Tembus 34.921 Orang, Naik Hampir Tiga Kali Lipat dalam 7 Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.