Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

PHK Massal Sritex, Sanken, dan Yamaha Music: Ribuan Pekerja Terdampak

Gelombang PHK massal masih terjadi di Indonesia pada 2025. Sritex, Sanken, dan Yamaha Music merumahkan ribuan pekerja akibat kebangkrutan, efisiensi biaya, dan relokasi produksi.

by Imam Fachdrian Rachmat
3 March 2025
in Berita
PHK Massal Sritex, Sanken, dan Yamaha Music: Ribuan Pekerja Terdampak

Pengumuman berhentinya operasional Sritex (Sumber: Instagram/@ik.lukminto)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjelang bulan Ramadhan 2025, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terjadi di Indonesia, terutama di sektor manufaktur. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), PT Sanken Indonesia, dan PT Yamaha Music Indonesia termasuk dalam daftar perusahaan yang merumahkan ribuan pekerja. Keputusan ini diambil akibat berbagai faktor, seperti tekanan finansial, efisiensi operasional, dan relokasi produksi.

READ ALSO

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

Sritex Pailit, 10.965 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), perusahaan tekstil terbesar di Indonesia, resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang. Akibatnya, perusahaan ini menghentikan seluruh operasional mulai 1 Maret 2025 dan melakukan PHK terhadap 10.965 karyawan.

Para pekerja yang terdampak berasal dari berbagai anak perusahaan Sritex, termasuk PT Sritex Sukoharjo, PT Bitratex Semarang, PT Sinar Pantja Djaja Semarang, dan PT Primayudha Boyolali. Gelombang PHK ini semakin memperparah kondisi industri tekstil di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami tekanan berat akibat persaingan global dan penurunan permintaan.

Meski sudah dinyatakan pailit, Sritex dikabarkan akan memulai kembali operasinya dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini merupakan bentuk penyelamatan Sritex yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah juga memastikan bahwa Sritex akan memberikan hak-hak karyawan yang terdampak PHK.

PT Sanken Indonesia Tutup Pabrik di Cikarang, 459 Karyawan Kena PHK

PT Sanken Indonesia, perusahaan elektronik asal Jepang yang beroperasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, memutuskan untuk menutup pabriknya pada Juni 2025. Keputusan ini mengakibatkan PHK terhadap 459 karyawan.

Menurut sumber internal perusahaan, langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi global untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menekan biaya operasional. Pabrik Sanken di Indonesia disebut-sebut akan mengalihkan produksinya ke negara lain dengan biaya tenaga kerja yang lebih kompetitif.

Yamaha Music Indonesia PHK 1.100 Pekerja, Produksi Dipindahkan

PT Yamaha Music Indonesia juga melakukan PHK massal terhadap 1.100 pekerja akibat restrukturasi bisnis global. PHK ini berdampak pada 400 pekerja di pabrik Cibitung, Bekasi, serta 700 pekerja di kantor pusat Jakarta. Proses pemutusan hubungan kerja berlangsung bertahap sejak akhir Desember 2024 hingga awal Januari 2025.

Keputusan ini didorong oleh relokasi produksi ke Jepang dan China sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya serta peningkatan daya saing global. Hal ini menjadi pukulan berat bagi industri alat musik di Indonesia yang selama ini mengandalkan produksi dalam negeri untuk ekspor.

Dampak dan Tanggapan Pemerintah terhadap Gelombang PHK

Gelombang PHK massal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau agar perusahaan memberikan pesangon sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Selain itu, pemerintah berencana menyediakan program pelatihan keterampilan dan peluang kerja baru bagi pekerja yang terdampak.

Dalam jangka panjang, regulasi industri dan investasi di sektor manufaktur perlu diperkuat guna meningkatkan daya saing serta mengurangi risiko PHK massal pada masa depan. Namun, bagi ribuan pekerja yang kehilangan pekerjaan saat ini, tantangan terbesar adalah mencari sumber penghidupan baru di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Gelombang PHK di Sritex, Sanken, dan Yamaha Music menjadi alarm bagi sektor manufaktur di Indonesia. Apakah langkah-langkah pemerintah cukup untuk mengatasi dampak besar ini? Perkembangan selanjutnya akan sangat menentukan masa depan industri dan tenaga kerja di Tanah Air. (IMR/D-2)

 

(Baca juga: 5 Program Prabowo Paling Diragukan Publik Menurut Litbang Kompas)

 

“Jelajahi data dengan lebih mudah dan cepat! Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya, download aplikasinya di sini!”

Tags: larasPHKSritex

Related Posts

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring
Berita

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

2 October 2026
Mau Masuk Akuntansi, Informatika, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027
Berita

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

25 September 2026
Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP
Berita

Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP

18 September 2026
Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia
Berita

Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia

18 September 2026
Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026
Berita

Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026

18 September 2026
Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026
Berita

Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026

17 September 2026
Next Post
Jumlah Penduduk Indonesia 2024 Berdasarkan Pendidikan

Jumlah Penduduk Indonesia 2024 Berdasarkan Pendidikan

Comments 1

  1. Pingback: IHSG Hari Ini: Potensi Koreksi, Saham MDKA hingga PGAS Jadi Pilihan – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.