• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Humaniora

Meski Gaungkan Transisi Energi Bersih, Indonesia Terus Cemari Udara

Intervensi pemerintah perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim.

Imam Fachdrian Rachmat by Imam Fachdrian Rachmat
2 November 2024
in Humaniora
3
Meski Gaungkan Transisi Energi Bersih, Indonesia Terus Cemari Udara

Ilustrasi Perubagan Iklim. (Sumber: Freepik/storyset)

589
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perubahan iklim telah dirasakan oleh berbagai negara. Peningkatan permukaan air laut dan cuaca ekstrem terasa sangat dekat dengan kehidupan masyarakat modern. Perubahan iklim yang dibiarkan secara terus-menerus akan menimbulkan bencana dan membawa kepunahan bagi umat manusia.

Berbagai negara di dunia telah memikirkan berbagai solusi untuk mencegah memburuknya kondisi perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Komitmen ini juga diterapkan Indonesia dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC). Indonesia menaikkan target pengurangan emisi menjadi 31,89% pada tahun 2030 dan benar-benar menghilangkan emisi gas rumah kaca pada tahun 2060.

Akan tetapi, seperti jauh panggang dari api. Bukannya menurun, emisi gas rumah kaca atau CO2 yang dikeluarkan oleh Indonesia justru kembali meningkat pascapandemi covid-19. Sebelum pandemi covid-19, tepatnya pada 2019, emisi CO2 yang dikeluarkan oleh Indonesia mencapai 2,4 ton/orang. Kondisi ini sempat membaik karena adanya pandemi covid-19 yang membatasi mobilitas masyarakat. Terlihat pada 2020 dan 2021, emisi CO2 yang dikeluarkan oleh Indonesia stabil di angka 2,2 juta ton/orang.

Pascapandemi covid-19, aktivitas masyarakat kembali menggeliat. Mobilitas yang tinggi berdampak pada tingginya emisi CO2 yang dihasilkan. Ini terlihat dari data emisi CO2 yang mencapai 2,6 ton/orang pada 2022. (IMR/D2)

(Baca: Luas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia pada 2014-2023)

Source: Global Carbon Budget
Tags: bencanaiklimlaras
Previous Post

Negara Paling Fanatik terhadap Sepak Bola di Dunia, Inggris Teratas

Next Post

Survei KIC, Ridwan Kamil dan Suswono Pimpin Survei Elektabilitas Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2024

Imam Fachdrian Rachmat

Imam Fachdrian Rachmat

Next Post
Pilkada Serentak 2024

Survei KIC, Ridwan Kamil dan Suswono Pimpin Survei Elektabilitas Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2024

Comments 3

  1. Pingback: Survei Indikator Politik Indonesia, LRT Paling Disukai Warga RI – Dataloka.id
  2. Pingback: 10 Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 2024 – Dataloka.id
  3. Pingback: Kapasitas Kilang Minyak Terbesar di Dunia 2024 Berdasarkan Negara – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.