“Orang yang cuman mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” ujar salah satu anggota terhormat yang punya imunitas tinggi.
Apakah pernyataan seperti ini yang pantas didengar rakyat di tengah badai PHK, korupsi, dan kondisi-kondisi miris lainnya yang menyayat hati?
Sungguh miris. Pernyataan yang dilontarkan seperti tidak mewakilkan rakyat. Lantas, jika para wakil rakyatnya nirempati, rakyat mana yang mereka wakili?
Ah, jangan dulu bahas terlalu jauh. Mari sejenak kita selisik frasa “tolol sedunia”. Secara kaidah kebahasaan, frasa tolol sedunia termasuk majas hiperbola.
Majas ini termasuk gaya bahasa yang melebih-lebihkan kenyataan secara dramatis agar tidak masuk akal, tujuannya untuk menekankan suatu hal, memberikan kesan mendalam, atau memengaruhi pendengar/pembaca.
Jadi, frasa “tolol sedunia” yang dilontarkan anggota terhormat ini memang dimaksudkan agar memengaruhi audiens: rakyat, supaya jangan ada lagi ujaran kritik-kritik bubarkan DPR!
Namun, terlepas munculnya pernyataan bubarkan DPR–menurut hemat penulis–agaknya harus dengan proses yang panjang, esensi dari kritikan tersebut kiranya agar para anggota terhormat mau mengevaluasi diri, kinerja, dan memperhatikan kembali dalam beretika di tengah kondisi yang miris ini.
Apalagi, seperti yang kita tahu, jika penyampaian aspirasi dilakukan dengan “biasa-biasa” saja: tertib, damai–pasti akan dianggap angin lalu oleh para pejabat berdasi.
Terkadang, perlu dengan suara dan sikap yang lantang agar rezim mau mendengarkan aspirasi rakyat. Jangan selalu dianggap: ada yang “menggerakkan”, antek/oknum tertentu, atau apa saja bahasanya. Sebab, bukan pernyataan seperti itu yang ingin didengar rakyat.
Terakhir, jika nirempati masih dipertontonkan para pejabat publik, rakyat akan terus mengkritik, sampai mereka merasa terusik. (Marwan Fitra/D-1)
Penulis: Marwan Fitra
Editor: Raka Maheswara
(Baca : Anggaran DPR dalam RAPBN 2026 Turun Tipis, Masih di Level Tertinggi Sejak 2021)
Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.