Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Politik

Frasa “Tolol Sedunia” Anggota Dewan, Kritik Rakyat dan Krisis Empati

Tulisan ini mengulas pernyataan kontroversial anggota DPR yang menyebut kritik bubarkan DPR sebagai "tolol sedunia", dikaitkan dengan kondisi rakyat di tengah badai PHK, korupsi, dan krisis empati pejabat publik.

by Nouvan
30 August 2025
in Politik
Frasa Tolol Sedunia Anggota Dewan, Kritik Rakyat dan Krisis Empati

Pernyataan anggota DPR dengan frasa "tolol sedunia" menuai sorotan publik.(iStock)

Share on FacebookShare on Twitter

“Orang yang cuman mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” ujar salah satu anggota terhormat yang punya imunitas tinggi.

Apakah pernyataan seperti ini yang pantas didengar rakyat di tengah badai PHK, korupsi, dan kondisi-kondisi miris lainnya yang menyayat hati?

READ ALSO

Alokasi Belanja Pemerintah Pusat dalam RAPBN 2026 Tembus Rp3.136 Triliun

Program Pemerintah Jawa Tengah 2025, Mana yang Paling Didukung Warga?

Sungguh miris. Pernyataan yang dilontarkan seperti tidak mewakilkan rakyat. Lantas, jika para wakil rakyatnya nirempati, rakyat mana yang mereka wakili?

Ah, jangan dulu bahas terlalu jauh. Mari sejenak kita selisik frasa “tolol sedunia”. Secara kaidah kebahasaan, frasa tolol sedunia termasuk majas hiperbola.

Majas ini termasuk gaya bahasa yang melebih-lebihkan kenyataan secara dramatis agar tidak masuk akal, tujuannya untuk menekankan suatu hal, memberikan kesan mendalam, atau memengaruhi pendengar/pembaca.

Jadi, frasa “tolol sedunia” yang dilontarkan anggota terhormat ini memang dimaksudkan agar memengaruhi audiens: rakyat, supaya jangan ada lagi ujaran kritik-kritik bubarkan DPR!

Namun, terlepas munculnya pernyataan bubarkan DPR–menurut hemat penulis–agaknya harus dengan proses yang panjang, esensi dari kritikan tersebut kiranya agar para anggota terhormat mau mengevaluasi diri, kinerja, dan memperhatikan kembali dalam beretika di tengah kondisi yang miris ini.

Apalagi, seperti yang kita tahu, jika penyampaian aspirasi dilakukan dengan “biasa-biasa” saja: tertib, damai–pasti akan dianggap angin lalu oleh para pejabat berdasi.

Terkadang, perlu dengan suara dan sikap yang lantang agar rezim mau mendengarkan aspirasi rakyat. Jangan selalu dianggap: ada yang “menggerakkan”, antek/oknum tertentu, atau apa saja bahasanya. Sebab, bukan pernyataan seperti itu yang ingin didengar rakyat.

Terakhir, jika nirempati masih dipertontonkan para pejabat publik, rakyat akan terus mengkritik, sampai mereka merasa terusik. (Marwan Fitra/D-1)

Penulis: Marwan Fitra
Editor: Raka Maheswara

(Baca : Anggaran DPR dalam RAPBN 2026 Turun Tipis, Masih di Level Tertinggi Sejak 2021)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: Dataloka.id
Tags: DPRParlemenPemerintah

Related Posts

Alokasi Belanja Pemerintah Pusat dalam RAPBN 2026 Tembus Rp3.136 Triliun
Politik

Alokasi Belanja Pemerintah Pusat dalam RAPBN 2026 Tembus Rp3.136 Triliun

25 August 2025
Program Pemerintah Jawa Tengah 2025, Mana yang Paling Didukung Warga?
Politik

Program Pemerintah Jawa Tengah 2025, Mana yang Paling Didukung Warga?

23 August 2025
Gaji dan Tunjangan DPR 2025 Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPR RI
Politik

Gaji dan Tunjangan DPR 2025: Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPR RI

23 August 2025
Anggaran Perlinsos 2026 Tembus Rp508 T, Subsidi Energi Masih Dominan
Politik

Anggaran Perlinsos 2026 Tembus Rp508 T, Subsidi Energi Masih Dominan

19 August 2025
Kata yang Paling Banyak Diucapkan Prabowo saat Pidato Kenegaraan 15 Agustus 2025
Politik

Kata yang Paling Banyak Diucapkan Prabowo saat Pidato Kenegaraan 15 Agustus 2025

16 August 2025
Mayoritas Publik Khawatir terhadap Penulisan Ulang Sejarah Indonesia
Politik

Mayoritas Publik Khawatir terhadap Penulisan Ulang Sejarah Indonesia

13 August 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Frasa Tolol Sedunia Anggota Dewan, Kritik Rakyat dan Krisis Empati
Politik

Frasa “Tolol Sedunia” Anggota Dewan, Kritik Rakyat dan Krisis Empati

30 August 2025
10 Pencetak Gol Termuda Liverpool Sepanjang Sejarah, Terbaru Ngumoha
Sports

10 Pencetak Gol Termuda Liverpool Sepanjang Sejarah, Terbaru Ngumoha

27 August 2025
Kasus Perundungan PPDS Paling Banyak Terjadi di Rumah Sakit Kemenkes
Humaniora

Kasus Perundungan PPDS Paling Banyak Terjadi di Rumah Sakit Kemenkes

27 August 2025
Daftar Gaji Pemain Manchester United Musim 20252026, Casemiro Tertinggi
Sports

Daftar Gaji Pemain Manchester United Musim 2025/2026, Casemiro Tertinggi

27 August 2025
Distribusi Royalti Musik di Indonesia 2024 Tembus Rp54,24 Miliar
Ekonomi

Distribusi Royalti Musik di Indonesia 2024 Tembus Rp54,24 Miliar

26 August 2025
Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Jawa Tengah 2024 Didominasi Lulusan Sarjana
Humaniora

Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Jawa Tengah 2024 Didominasi Lulusan Sarjana

25 August 2025

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.