Jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia mencapai 5,59 juta orang per 1 Juli 2025. Informasi ini disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR. Program tersebut disalurkan melalui 1.863 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.
Sebagian besar penerima manfaat berasal dari kalangan pelajar tingkat sekolah dasar (SD/MI) dengan jumlah mencapai 2,39 juta orang. Sementara itu, jumlah penerima dari kelompok seminari tercatat paling sedikit, yakni hanya 802 orang.
Program MBG menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa sekolah, anak balita, ibu menyusui, hingga ibu hamil. Dari total penerima, kelompok siswa SMP/MTS tercatat sebanyak 1,53 juta orang dan SMA/MA/SMK sebanyak 1,16 juta orang. Selain itu, tercatat pula 239.503 anak TK dan 81.649 peserta PAUD yang menerima manfaat program ini.
Di kelompok balita, jumlah penerima tercatat sebanyak 85.920 orang. Adapun dari kalangan ibu menyusui, tercatat 30.672 orang menerima manfaat, sementara dari kelompok ibu hamil sebanyak 18.031 orang. Penerima manfaat dari pondok pesantren sebanyak 27.480 orang, disusul anak berkebutuhan khusus di SLB sebanyak 8.706 orang, serta peserta didik dari PKBM sebanyak 1.207 orang.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa meskipun angka tersebut baru mencakup sekitar 2% dari populasi nasional, jumlahnya sebanding dengan hampir seluruh penduduk Singapura. Ia juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat, BGN akan meningkatkan cakupan penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dadan menjelaskan bahwa pada saat libur sekolah seperti saat ini, penyaluran makanan bergizi kepada pelajar tidak berjalan maksimal. Oleh karena itu, BGN berupaya menyalurkan program MBG untuk kelompok prioritas tersebut melalui jalur posyandu atau distribusi langsung ke rumah penerima manfaat.(NKR/D-1)
Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.