Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Politik

Data Pelaku Korupsi Dana Desa 2015–2024: Mayoritas Kepala Desa

Sebanyak 640 terdakwa terjerat kasus korupsi dana desa sepanjang 2015 hingga 2024, berdasarkan data Mahkamah Agung yang diolah Kompas.id. Kepala desa menjadi pelaku terbanyak, disusul bendahara desa, PNS, dan perangkat desa lainnya.

by Nouvan
15 May 2025
in Politik
Data Pelaku Korupsi Dana Desa 2015–2024 : Mayoritas Kepala Desa

Mayoritas pelaku korupsi dana desa periode 2015–2024 berasal dari kalangan kepala desa, dengan kerugian negara mencapai Rp598,13 miliar.(Sumber:Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data dari Mahkamah Agung yang diolah oleh tim Kompas.id, terdapat 591 putusan kasus korupsi dana desa sejak 2015 hingga 2024. Putusan tersebut mengungkap 640 terdakwa dengan kerugian negara mencapai Rp598,13 miliar.

READ ALSO

Hari TNI 2026: Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

Mayoritas pelaku berasal dari kalangan kepala desa, mantan kepala desa, atau penjabat kepala desa yang mencakup 61,52% dari total terdakwa.

Selain itu, bendahara desa tercatat sebagai pelaku terbanyak kedua dengan persentase 10,60%, disusul oleh PNS atau mantan PNS sebesar 7,37%. Pelaku dari kalangan swasta berkontribusi sebesar 5,99%, sementara sekretaris desa dan perangkat desa lainnya masing-masing menyumbang 5,07% dan 4,61%.

Peran Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) juga tercatat dalam 2,07% kasus, disusul oleh pejabat BUMDes (1,15%), pendamping desa atau petugas penyuluh lapangan (0,92%), serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (0,46%). Sisanya berasal dari kalangan organisasi masyarakat atau LSM dengan kontribusi 0,23%.

Adapun modus korupsi yang paling jamak terjadi ialah laporan fiktif, yang mencakup 59,83% dari total kasus. Disusul pembangunan di bawah standar (54,49%), penyalahgunaan wewenang (44,1%), serta penggelembungan anggaran (39,89%).

Kemudian, sektor infrastruktur menjadi ladang korupsi terbesar dengan porsi 83,43%. Setelahnya, kasus juga banyak ditemukan dalam pengelolaan administrasi desa, program pemberdayaan masyarakat, serta penyaluran bantuan tunai. (NKR/D-1)

(Baca: Kasus Korupsi di Indonesia 2024 Berdasarkan Jabatan/Profesi)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: MA/Kompas.id
Tags: Dana Desakorupsikriminalsuap

Related Posts

Hari TNI 2026 Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel
Politik

Hari TNI 2026: Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel

5 October 2026
Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah
Politik

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

1 August 2026
10 Kabupaten Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025, Bogor Pimpin Jumlah Pemain
Politik

10 Kabupaten Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025, Bogor Pimpin Jumlah Pemain

19 July 2026
Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar
Politik

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar

1 May 2026
Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam
Politik

Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam

2 April 2026
Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei
Politik

Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei

2 April 2026
Next Post
Jumlah Jemaah Haji Reguler Indonesia Menurut Usia (2025)

Jemaah Haji Reguler 2025 Didominasi Usia 41–64 Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.